Pejuang ia akan selalu ada sebaliknya pahlawan mati berkalang tanah .
Demikianlah kata-kata kawan saya punya , bahwa kelas pejuang selalu
bangkit ( entah dari alam lain atau dari atas kasur ) . Maka selama
hayat masih dikandung badan wajib hukumnya mengusahakan sesuatu (
berproses ) perkara hasil kalau bisa jangan sampai rugi terus-menerus .
Ini mungkin sedikit beda ( absurd dalam pikiran saya ) kelas arte
liberales dan arte servile . Kelas pertama demi kehormatan , prestasi
,
serta martabat . Kelas kedua karena upah setelah berdarah-darah atau
minimal bercucuran keringat . ex contemplacio claritas . Keadaan hampa
suwung diperlukan untuk evaluasi diri atas pencapaian hayatan . Bukan
negasi atas gagalnya suatu usaha apalagi putus asa .
Jaman berubah dan kita larut didalamnya . Adalah sebuah cita-cita luhur
dengan bekerja kita memenuhi kepuasan jiwa dan raga . Ia adalah
panggilan hidup anak semua bangsa , apapun latar belakang dan motivasi
yang mendasari . Semangat didalamnya akan semakin terasah seiring waktu ,
maka sebagai makhluk berpikir manusia senantiasa melakukan reorientasi
atas hasil , prestasi dan pencapaian . salam
dari islam liberal sampai teologi pembebasan , lanjut gerakan
feminisme . bukan sebuah kredo baru yang menguncang tatanan global ,
namun sebuah aksi sepihak plus percaya diri tingkat tinggi dalam sebuah
dialog :
pelanggan : mas masih ingat saya kan sambil menunjuk muka
pengusaha : oh masih mas , masih , mas sebastian kan ( dengan mimik datar )
pelanggan : bukan mas , nama saya johan
pengusaha : oh ya belakangnya sama an juga , nama khas dari spanyol , ya ya mas sebastian ,
oh mas johan , maaf maaf .
beruntung saat kejadian misBach belum atau tidak datang , saya jadi
teringat komponis asal eropa yang melegenda penggubah symphonie Johan
Sebastian Bach ,ha ha , nama nama datang pada saat hampir bersamaan
seandainya saja ketiganya hadir maka sore menjelang maghrib pasti akan
ada symphonie ala indonesia , jawa , jawa timur , ludrukan pula , ha ha
salam
dalam siang siang cuaca panas kota pasuruan , alhamdulillah
11-11-2014
ntinya selamat bekerja kepada kabinet kerja masa hikmat 2014-2019 .
pandangan miring senantiasa mengikuti suatu hal yang baru . maka
buktikanlah bahwa kabinet kerja lebih baik dari kabinet sebelumnya .
apalagi prioritas menggenjot sektor kemaritiman semakin menjadikan kita ,
bahwa sektor inilah yang harus ditumbuhkembangkan demi pemerataan
distribusi barang dan jasa menuju masyarakat sejahtera . salam .
character building atau membangun penokohan .
kalau yang
dimaksud diatas adalah pembagian peran dalam drama , maka baguslah itu .
ada antagonista protagonista peran pembantu dan sebagainya . hayatan
peran akan sangat mendalam bagi para artis demi suksesnya sebuah
perhelatan kolosal maupun kecil-kecilan . maka dibagilah peran itu
secara sukarela maupun suka sama paksa atau pencarian bakat terpendam
dalam dalam . singkatnya dihasilkanlah peranan dalam drama entah 3 babak
atau 9
babak bahkan bisa lebih . proses
pra produksi , produksi , pasca produksi sampai evaluasi dihasilkan
atas peranan diatas . membangun penokohan dalam fiksi semudah dan seliar
pengusung ide dan diamini para stakeholder sebagai buah karya bermutu .
terlibatlah segala pengurus hajat lakon sandiwara entah saga fabel
wiracarita folklore maupun epik modern . dunia drama indah sekalipun
para tokoh bersitegang baku hantam dalam pertunjukan . tontonan
berkualitas bukti bangsa masih waras .
sebaliknya nun jauh disana dinegeri awang uwung , yang jelas bukan
negara alengka astina maupun negara sejahtera . gemuruh riuh menyambut
pesta yang seharusnya musyawarah mufakat namun lantas suara mayor
menyikat suara minor . adalah perang yang tidak elok elit suatu negeri
berebut jatah kursi yang nggak sempat terambil dalam sebuah lakon (
maklum mayoritas rigid untuk menjadi atau sekedar jadi seniman ) . kue
kekuasaan memang empuk dan membuat lena buat siapa saja yang kurang atau
bahkan sembrono . perilaku sikap yang sangat jumawa bahwa para kawula
mendukung durjana adalah sebuah kelebihan para elit negeri awang uwung .
berkata atas nama rakyat atas nama tuhan jadi dangangan lakon realitas
yang sangat bias dan subjektif dibawakan para elit negeri awang uwung
dengan sangat pongah . maka berkacalah sudah pantaskah peranan kita jika
dikaitkan dengan membangun penokohan yang wajar .
realitas
setelah pentas para elit negeri awang uwung tidur mendengkur , bahkan
pesta bersama dengan nona nona berdansa dansa dengan siapa saja yang
suka . para artis masih sibuk menjalankan peranan dalam sebuah lakon
sambil pontang panting lantaran geber masih kurang semeter , cempluk
oblik sudah langka . salam .
Daripada Koalisi Odong Odong
Tidak sedang menyindir operator odong odong dimanapun anda berada .
Hanya sekilas seperti olok olok , suatu siang yang kurang terik di
sebuah terminal " mana bismu ? " , sambil lemas yang ditanya menunjuk "
itu bos " . " Oalah odong odong kok masih dibawa aja " , bos rokoke bagi
masa kancane isih ngene ae . Begitulah secara fisik beda antara bus
kelas ekonomi yang kurang terawat dengan bus malam keluaran terbaru .
Sindiran diatas biasa terjadi sesama teman dalam lingkup pergaulan kelas
yang sama . Kaum proletar pekerja lepas harian , Olok olok adalah hal
biasa ditengah penatnya rutinitas .
Namun hal berbeda akan
memiliki makna lain jika elit yang berduit dan berkuasa . Bahasa
memindahkan kompleksitas sosial ke dalam kompleksitas psikis * .
semacam perjuangan yang tak mengenal kata henti . diam adalah juga
perjuangan bukan berarti bisu namun bisa jadi perlawanan secara simbolik
Dan juga bahkan cinta dalam hati . proses panjang pencapaian sebuah
tujuan ternyata juga diidap oleh diam . aktif bergerak seraya mencari
kebaruan bukan menghunus pedang tajam dibalik pinggang . diam
mengisyaratkan bahwa bahasa tidal selalu terwakili kata kata . diam
melampaui bahasa ITU sendiri . dalam diam , aku kau dia juga mereka bahkan
kita menyeru dalam kesunyian . aku tak hendak berkata lagi lantaran
diam Sudah mewakili APA yang ada dalam akal pikiran Dan hari nurani .
sekiranya indera perasa tak menangkap diam sebagai bahasa maka tugas
sastra bergerak dalam diam . sebagai suluh sebagai seruni mengabarkan
bahwa diam bukan berarti tak ada atau absen . diam adalah bentuk lain
perjuangan bahkan perlawanan yang tak terwakili bahasa yang serba
compang camping serba kurang dalam segala aspek .